Bagaimana membangun sebuah perusahaan Startup?

startup-845x321

Hai Linoors,

Banyak sekali startup atau perusahaan rintisan berjuang dan berlomba – loba untuk mendapatkan hati peengguna dan hati investor untuk memajukan bisnisnya. bekerja keras untuk mengeksekusi rencana bisnis serta strategi bisnisnya.

Membangun suatu bisnis starup tidaklah semudah yang dibanyangkan. Banyak sekali aspek yang kita harus persiapkan. namun itu semua menjadi tantangan tersendiri bagi para entrepreneur agar dapat berfikir bagaimana mewujudkannya.

Alih – alih “berusaha” memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada pada aspek/ aktifitas setiap masyarakat, di dalam membangun perusahaan itu sendiri penuh dengan masalah, sehingga sebagai Founders harus memikirkan solusi untuk problem yang ada di internal maupun eksternal.

Sebagai perusahaan Startup yang didirikan pada tahun 2016, Linoors akan berbagi pengalaman kepada Anda yang sedang atau yang mau membangun suatu bisnis. Berikut dibawah ini bagaimana cara membangun sebuah perusahaan yang harus diketahui dan diterapkan oleh setiap founder.

  • Tim, Tim & tim

Untuk membangun perusahaan hebat, tentunya Anda harus memilih partner/ co-founder yang hebat. Untuk tahap awal, sangat sedikit co-founder dengan pengalaman dan keahlian yang memadai dapat di ajak kerjasama. Hebat disini dalam arti mereka yang memiliki visi dan misi yang sama untuk membangun perusahaan. Mereka memiliki kemauan, semangat dan passion yang lebih dengan anda. Perusahaan startup yang dinamis menuntuk mereka untuk belajar dan mengeksekusi dengan cepat.

Investor Says : “Kami tidak berinvestasi kepada produk, namun kita berinvestasi kepada Tim”

  • Business Model

Untuk membangun suatu produk/ jasa Anda harus tahu apa permasalahan yang ada di pasar. Riset merupakan salah satu cara untuk mengidentifikasi permasalahan. sehingga Produk/ Jasa Anda harus dapat memberikan solusi atas temuan masalah tersebut.

Sebelum biaya – biaya dikeluarkan, sebaiknya Anda membuat konsep Business model dari produk yang akan buat. Setiap perusahaan baiknya memiliki business model yang siap untuk di eksekusi. format Business Model Canvas sangat bagus untuk mengidentifikasi rencana – rencana bisnis Anda.

Anda Sebaiknya mengidentifikasi terlebih dahulu layanan/ produk apa yang akan anda buat kemudian Revenue Stream ( cara mendapatkan uang ) – nya dan selanjutnya komponen – komponen lainnya seperti value proposition, channel market, customer segment dan seterusnya

  • Siapkan Proposal Bisnis ( Pitch Deck )

Untuk aturan pitching ( pengajuan pendanaan ) kepada investor maka gunakan aturan 15/3/30. Dimana materi picthing kamu nya berisikan 10 – 15 slide dengan tiap slide presentasi 3 menit dan dengan ukuran font maksimal 30.

Di dalamnya harus memuat poin – poin, diantaranya :

  1. Permasalahan
  2. Solusi
  3. Bisnis Model
  4. Market Size dan (Total Addresable Market, SAM dan SOM )
  5. Demo Produk
  6. Strategi Pemasaran / Adopsi untuk memasarkan produk Anda
  7. Competitor
  8. Financial Projection 3 – 5 tahun
  9. Profil Tim dan Kontak
  • Produk

Untuk membangun produk/ jasa dalam hal ini ( Layanan Jasa Teknologi/ aplikasi) yang kita biasa menyebutnya Platform. Meskipun ide atau Inovasi Anda  banyak atau tidak terbendung atau  fitur sangat kompleks , sebaiknya Anda menerapkan PRIORITAS terhadap fitur yang ada pada platform Anda agar produk Anda dapat segera di release untuk mendapatkan feedback dari pengguna.

Untuk melakukannya Anda harus memahami konsep Minimum Viable Product. Metode Scrum, Agile Development Software, Lean Startup merupakan tools yang dapat membantu.

Dalam kerjasama tim, maka sebaiknya tim Anda membuat dokumentasi ( Desain, system engineering, SOP dll ) sehingga jika ada tim / anggota baru yang ikut bergabung dapat dengan cepat mempelajari “bagaimana ini dapat bekerja”.

  • Standard Operational Procedure (SOP)

Dalam penjalankan bisnisnya, perusahaan tersebut hendaknya memiliki prosedur pengoperasian suatu layanan (SOP). Di dalam setiap Bisnis Proses dimungkinkan terdapat 1 – 10 SOP. dimulai dari SOP pelayanan customer, pelaporan, dan pengaduan customer atau proses laiinya terkait pada sisi internal maupun eksternal perusahaan. sehingga dengan adanya SOP tersebut karyawan atau tim anda dapat bekerja sesuai alur yang telah ditetapkan.

Untuk tahap awal, SOP tidaklah mungkin sempurna, perlu perbaikan secara berkala dan secara maksimal untuk meningkatkan kualitas perusahaan beserta layanannya.

  • Anda harus tahu berapa valuasi perusahaan

Terkain dengan proyeksi pendapatan, rencana keuangan (cash flow) atau neraca laba rugi. Untuk mengajukan proposal bisnis kepada sebaikny Anda mengetahui valuasi perusahaan kamu dari awal.  Jika Anda kesulitan untuk mengetahui berapa valuasi perusahaan Anda maka datangkan jasa / konsultan yang dapat membantu Anda dalam hal tersebut.

Valuasi Bisnis dibutuhkan pada saat Anda hendak mengajukan pendanaan terhadap investor, memang ada beberapa Investor yang ingin mengetahui terlebih dahulu valuasinya dan ada pula yang tidak membutuhkannya untuk tahap awal. oleh karena itu, hal ini tergantung kebutuhan perusahaan Anda.

Semoga ada manfaatnya untuk Anda. Daya jelajah Anda dan tim untuk terus menggali ilmu dan senantiasa belajar merupakan indikator penting untuk kesuksesan suatu perusahaan.

Salam Linoors.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s